Beranda > artikel pribadi, olahraga > Serunya Malam Ini Bersama NIHAT yang Lurus (Ceko vs Turki)

Serunya Malam Ini Bersama NIHAT yang Lurus (Ceko vs Turki)

Wah, ga percuma malam ini aku begadang sampai Subuh.

Walaupun Cuma ditemenin dari kejauhan ma temen2 lewat SMS.

Malam ini jadwalnya pertandingan terakhir di grup A,. Ada dua partai sebenarnya, Swiss vs Portugal (disiarkan RCTI), dan Ceko vs Turki yang ditayangkan TPI plus GlobalTV. Partai Swiss-Portugal sudah tidak lagi menentukan, karena Portugal sudah memastikan maju ke babak perempat final, sedangkan Swiss sudah masuk kotak. Sebaliknya pertandingan Ceko-Turki adalah partai hidup mati kedua tim, bahkan jika hasil 2×45 menit berakhir draw, maka akan dilangsungkan adu penalti, untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke babak selanjutnya.

Sudah diduga, di partai terakhir ini, Portugal tidak menurunkan formasi terbaiknya, pemain andalan tidak diturunkan. Ronaldo, Deco, Nuno Gomes, dan beberapa pemain utama dibangkucadangkan. Maka kuputuskan untuk fokus nonton Ceko-Turki saja. Disini jelas aku dukung Turki…Paham donk..

Di awal pertandingan Turki dibombardir terus. Koller berkali-kali punya peluang tuk jebol gawang Turki. Dengan postur tubuh setinggi 2,2 meter, akhirnya dia berhasil merobek gawang Turki dengan sundulan kepala plontosnya. Skor 1-0 untuk Ceko, berlaku sampai akhir babak pertama.

Di awal babak kedua, keadaan belum banyak berubah, pertahanan Turki masih terus digempur pemain Ceko. Sampai akhirnya kiper Turki harus memungut bola dari gawang untuk keduakalinya, kali ini lewat pemain bernomor punggung 20, aku lupa namanya J. Sampai disini aku sedikit berputus asa, dengan ketinggalan 2 gol berat bagi Turki tentunya. Apapun hasil akhir nanti pelatih Turki harus TERIM-a apa adanya.

Namun kenyataan berkata lain, dengan semangat yang berapi-api, pemain Turki terus berusaha melancarkan serangan beruntun ke pertahanan Ceko. Harapan itu akhirnya muncul kembali, setelah pada menit ke-75 pemain nomor 12 Arda, mencetak gol balasan lewat tendangan terarah. Ya, harapan itu masih ARDA.

Satu kesalahan kiper Ceko yang bermain untuk Chelsea, Pieter Chech, tidak disia-siakan oleh kapten Nihat untuk menyamakan kedudukan. Sampai disini terbayang akan terjadinya aksi adu penalti, karena waktu sudah masuk menit 88. Tapi apa dinyana, akibat hilangnya konsentrasi pertahanan Ceko, pemain Turki yang semangatnya menjadi puluhan kali lipat berhasil kembali mencetak gol ketiganya di pertandingan ini. Lagi-lai lewat gol cantik dari Nihat, Turki akhirnya memastikan kemenangan atas Ceko, sekaligus mengantongi tiket ke babak perempat final menghadapi juara grup B, yang kemungkinan besar adalah Kroasia. Sungguh partai yang sangat dramatis, ga percuma aku begadang malam ini, kemarin2 ga pernah sampai begadang soalnya. :-)

Alhamdulillah, selamat Turki.

Wassalam,

nasruni@yahoo.com, nasruni@gmail.com

  1. 5 November 2008 pukul 6:21 pm | #1

    Ngk percuma lagi kalo begadangnya sambil berdagang Nas…

  1. Belum ada trackback.