RSS

Sebuah Renungan

11 Sep

Teman, sahabat, saudaraku,

Ketahuilah, hidup ini hanya curahan rahmat, kasih sayang, dan bukti kecintaan Allah kepada hamba-hambaNya. Betapapun keadaannya, betapapun kondisinya. Setiap sisi, dinding, celah, dan rongga kehidupan ini sepenuhnya tak ada yang kosong dari kemurahan dan kasih sayang Allah SWT. Kita memang tak punya modal atau andil apapun dalam kehidupan ini. Karenanya, bersyukur dan berterimakasihlah kepada Allah atas semuanya. Kalaupun ada amal-amal kebaikan yang kita lakukan dalam hidup, itu juga tak lepas dari karunia Allah dan dengan pertolongan-Nya.

Karena kita pasti beramal dengan pendengaran, penglihatan, pikiran, kekuatan, kesehatan, anggota tubuh, yang semuanya itu semata-mata nikmat dan karunia Allah. Pantas dan sangat agung sekali perkataan Ahli Surga yang dikutip adalam Al Quran.

“Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini”. (QS. Al A’raf:43)

Mereka bersyukur pada Allah yang telah membimbing mereka melakukan amal-amal sholeh dan memasukkan mereka ke dalam kenikmatan surga yang abadi.

Karena itu, teman, sahabat, saudaraku,

Jangan pernah puas beramal. Jangan pernah berhenti, menengok dan menghitung amal kebaikan dan ketaatan yang telah kita lakukan. Memperhatikan amal-amal kebaikan bisa menjadikan kita merasa puas lalu melemahkan semangat bahkan menghancurkan nilai amal itu sendiri. Padahal kita tidak pernah tahu nilai dan kualitas amal itu di hadapan Allah SWT.

Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah rahimahullah pernah menyinggung masalah ini. Katanya, setiap amal baik yang dilakukan pasti ada bagian dari nafsu dan syetan di dalamnya. Ia mengutip sebuah hadits Rasulullah saat ditanya mengenai orang yang menoleh ke arah lain dalam shalatnya. Kemudian Rasul menjawab, “itu adalah rampasan yang dilakukan syetan terhadap shalat seseorang”. (HR Bukhari, Abu Dawud, Nasai, dan Al Hakim)

“Ya Allah ampunilah kami, berkahi dan rahmatilah kami, dan jauhkan kami dari siksaan api neraka.., amin ya Rabbal alamin..”

*mencoba tetap produktif, tetapi sekali lagi maaf kalo belum bisa berkunjung ke blog sahabat.

About these ads
 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 11 September 2008 in Uncategorized

 

Tag: , , , ,

8 responses to “Sebuah Renungan

  1. cita-cita

    11 September 2008 at 6:23 am

    Amien ya Robbal’ alamiin.

    Astaghfirullah…….

    maafkan diri kami Ya… Allah

    jika terkadang diri ini tidak menyadari bahwa kebaikan yang diri ini lakukan semata-mata adalah karunia, nikmat dan pertolongan-MU

    nAs:
    ampuni kami ya Allah..

     
  2. syelviapoe3

    11 September 2008 at 7:07 am

    Mas nAs mo nyampe-in
    Kalo mas nAs dapat kiriman TaG dari Putri…. :D
    cek di sini, ya :

    http://syelviapoe3.wordpress.com

    nAs:
    waduh put put…
    baru aja lolos dari tag-nya wi3nd,
    malahan dapet dari putri,
    makasih tag-nya put,
    tapi maaf saya ndak bisa nerusin, dimaafin ya… :-D

     
  3. wi3nd

    11 September 2008 at 7:22 am

    alhamdulilah nAs da bisa beraktivitas kembali:)
    meski masih pusing tp sempetin postin9…makkasiih..istirahat ajah dulu nAs j9n diforsir yakh..?

    makasih uda dingetin[tentang amal,kebaikan..]
    “Ya Allah ampunilah kami, berkahi dan rahmatilah kami, dan jauhkan kami dari siksaan api neraka..,
    amiiiin..amiin..ya rabal alamin..

    nAs:
    iya wi3nd Alhamdulillah,
    iya kemaren dah istirahat total seharian,
    gatel juga ga update blog. ;-)

     
  4. Wisnhu_Ajie

    11 September 2008 at 9:25 am

    Alhamdulillah…
    Segala puji hanya milik Allah.

    nAs: :-) selamat berkunjung kembali wisnhu.

     
  5. lani

    11 September 2008 at 3:44 pm

    hidup hanya sementara
    sungguh sia-sia bila kita buang percuma.

    yupss.. Jangan pernah puas untuk beramal.

    nAs:
    betul lan..

     
  6. akaldanhati

    12 September 2008 at 3:06 am

    ikutan ; amiin

    nAs:
    ikut kemana mas? :-)

     
  7. syelviapoe3

    12 September 2008 at 5:53 am

    Oh..ternyata sakit, ya, mas nAs

    Semoga cepat pulih…

    nAs:
    iya nih put,
    makasih, alhamdulillah dah baikan.

     
  8. ahsinmuslim

    13 September 2008 at 5:45 am

    yuk, kita pergi beramal.
    jangan sampai ikhlasnya ketinggal.
    selamat beramal

    nAs:
    yuk maree.. (ikut bahasanya wi3nd)

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: