Beranda > artikel pilihan > Nasehat Pernikahan – 2

Nasehat Pernikahan – 2

Tidak seorang pun berharap pernikahannya akan hancur berantakan. Suami maupun istri tentu menginginkan kebahagiaan dalam rumah tangga. Berikut ini adalah sembilan nasihat untuk mencapai kebahagiaan pernikahan.

  1. Jangan pernah terlintas dalam benak anda untuk bercerai.
    Perceraian bukanlah pilihan terbaik untuk menyelesaikan masalah.
  2. Jangan membandingkan pasangan anda dengan orang lain.
    Setiap orang berbeda dan diciptakan dengan keunikan tersendiri. Pernikahan anda pun unik, dan kebahagiaan dalam pernikahan anda akan datang dengan cara yang unik pula.
  3. Ampunilah pasangan anda.
    Anda dan pasangan anda bukanlah orang yang sempurna. Oleh karena itu, berikanlah pengampunan ketika pasangan anda melakukan kesalahan. Jangan biarkan kebencian dan kepahitan terhadap pasangan tumbuh di dalam hati anda.
  4. Berhentilah mengkritik pasangan.
    Kasih tidak mengenal kritik yang menjatuhkan. Kasih juga tidak berusaha mencari kekurangan pasangan. Gantilah kritik dengan pujian, maka anda akan melihat respons yang berbeda dari pasangan anda.
  5. Kembangkanlah komunikasi yang baik dengan pasangan.
    Tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena tidak adanya komunikasi yang baik. Belajarlah untuk mendengarkan pasangan sebagaimana anda juga ingin didengarkan. Berilah tanggapan positif atas apa yang ia bicarakan, tawarkan pertolongan dan berikan saran.
  6. Jangan cari di luar rumah atau di dalam diri orang lain apa yang tidak anda dapatkan dalam pasangan anda.
    Jika isteri anda bukan seorang pendengar yang baik, misalnya, jangan mencari wanita lain yang dapat dijadikan teman bicara seperti yang anda inginkan. Ini merupakan celah bagi masuknya orang ketiga ke dalam pernikahan anda.
  7. Percayalah pada pasangan anda, meskipun ia pernah melakukan kesalahan.
    Kepercayaan merupakan salah satu fondasi bagi sebuah pernikahan yang kokoh. Tanpa kepercayaan, pernikahan tidak akan langgeng.
  8. Setiap hari lakukanlah sesuatu yang dapat menyenangkan atau membahagiakan pasangan anda.
    Hal-hal yang sederhana sekalipun dapat mengesankan hatinya.
  9. Mengucap syukurlah kepada Tuhan atas hal-hal baik yang dimiliki pasangan Anda.
    Tuliskanlah kelebihan-kelebihannya, sehingga anda dapat melihat bahwa hal-hal positif di dalam diri pasangan anda ternyata dapat menutupi kelemahan-kelemahannya.

Sumber: Renungan Harian Manna Sorgawi, 29 November 2006.

Categories: artikel pilihan
  1. 13 Februari 2009 pukul 12:22 pm | #1

    Sepertinya persiapannya matang sekali… :D

  2. 13 Februari 2009 pukul 12:28 pm | #2

    hmmm….** senyum_senyum simpul

    copas kasih ke***** biar tau ju9a ya nAs hehehhehh…
    pembelajaran sebelum nikah neehh..:)

    makasiii

  3. 13 Februari 2009 pukul 7:21 pm | #3

    asw…

    oohh…mau walimah toh mas…
    pantesan tulisan di FBnya agak gimanaa gituh…

    barokallah deh…

  4. cita-cita
    14 Februari 2009 pukul 1:54 pm | #4

    subhanalloh…..
    wal Hamdulillah….

    mau walimah ka?

    BaarokAlloh…
    semoga dilancarkan dan diberikan yang terbaik oleh Alloh swt. Aamiin.

  5. 16 Februari 2009 pukul 9:50 am | #5

    persiapan ya pak..?? :D
    tinggal praktik.
    subhanallah..

    Ganbatte ne.. :)

  6. 16 Februari 2009 pukul 2:07 pm | #6

    Iya niii…teori2nya dah lengkap yach Lan, kayaknya dah siap di praktekkan, coz practice make perfect…..

  7. 16 Februari 2009 pukul 5:25 pm | #7

    Dalam pernikahan ungkapan trimkasih dan maaf jangan pernah habis.
    Tak hanya ungkapan tapi juga sepenuh hati :)

  8. arinin
    17 Februari 2009 pukul 12:31 pm | #8

    wah jazakallah… ya..
    InsyaAllah sebentar lagi jg praktek nih…

  9. 17 Februari 2009 pukul 2:36 pm | #9

    mudah-mudahan allah memberkahi pernikahannya ya A…

    Menjadikan surga sebelum surga yang sebenarnya..

    Amiin Allahumma amiin..

  10. tedhy
    17 Februari 2009 pukul 2:50 pm | #10

    btw, selamat ya

    *:( bakal byk yg patah hati ney

  11. 17 Februari 2009 pukul 5:55 pm | #11

    mau menikah ya maZ NasRuni?

    hehe..

    tapi kata yang baik penuh muTiaRa.. :)

  12. 17 Februari 2009 pukul 5:58 pm | #12

    maen2 ke tempat si senYum yakz! ;)

  13. 17 Februari 2009 pukul 9:31 pm | #13

    tes.. tes…
    sebelum launching
    tes dulu…

  14. 18 Februari 2009 pukul 12:42 pm | #14

    cie…cie….citcit cuit…. :)

  15. 18 Februari 2009 pukul 12:52 pm | #15

    alow teman-teman blogger…ikutan 3rd IBSN Blog award yuk..

    silahkan daftarkan url artikel disini

    keterangan yang lebih lanjut bisa dilihat disini

    akhir pandaftaran artikel 25 Maret ‘09 jam 23.59 wib..

    IBSN = Berbagi Tak Pernah Rugi ^_^

    by. komporizer tim : septa :)

  16. akhwatfillah
    19 Februari 2009 pukul 2:02 am | #16

    wah..rame ya :-) pernikahan memang ibadah terindah yang di anugrahkan Allah,agar generasi bumi ini tetap bertasbih membesarkan asmaNya,kayaknya dari artikelnya seperti dah pengalaman aja…btwy semoga nas segera di karuniakan Allah wanita sholeha penyejuk mata,1 prinsip yang tetap dipegang,,,jaga hati jaga telinga,jaga mata,jaga semuanya agar tetap suci pernikahan di jalan dakwah ini…o ya mau tanya ni bunda,dah ada calon ya?? tumben dari cerita politik dan nasyid jumping ke pernikahan,,,semoga segera melengkapkan separuh “dinnas”.salam bunda

  17. 19 Februari 2009 pukul 4:42 pm | #17

    istri adalah pakaian bagi suami. begitu juga sebaliknya…

  18. 19 Februari 2009 pukul 10:43 pm | #18

    tfs..
    salam kenal

  19. 24 Februari 2009 pukul 9:01 pm | #19

    hehehe…. ala kuli hal, jazakallah khoiron…!

  20. kurnia
    29 Maret 2009 pukul 9:35 am | #20

    Selamatkepada pengantin baru…. semoga mendapatkan surga sebelum surga-Nya kelak. Amin.
    Tks 9 Nasihat pernikahannya berguna sekali. Terasa oleh saya yang alhamdulillah sudah masuk tahun ke-10 pernikahan November nanti. Bagus untuk disimpan sebagai pengingat di masa yang akan datang.

  1. Belum ada trackback.