RSS

Nasyid Haroki di Pertengahan 2008

21 Jun

Nasyid Haroki di Pertengahan 2008

Ternyata nasyid haroki memang tidak pernah berhenti berkembang, Beragam inovasi dan kreasi selalu hadir seiring perkembangan masa. Terakhir ini adalah ketika saya mulai jenuh dengan nasyid Ruhul Jadid dan Shoutul Harokah yang telah mengeluarkan 2 album. Sekian lama percaturan nasyid haroki menjadi sepi, bersamaan dengan makin langka dan sepinya aksi-aksi munashoroh. Kekosongan itu kemudian diisi oleh musik-musik pop religius kontemporer seperti Opik, Uje, ditambah dengan musisi top negeri ini yang entah karena tren atau apa, mereka ramai-ramai beralih kepada musik pop religius ini. Band Ungu dan Gigi adalah termasuk di dalamnya.

Memang di luar itu, nasyid-nasyid beraliran unik lainnya juga muncul. Thufail Al Giffari yang mengusung musik rap r&b sebagai warna nasyidnya, juga ebit beat A (kalo ga salah) yang juga mewarnai nasyidnya dengan musik r&b. Entahlah apakah itu masih dikategorikan sebagai nasyid atau bukan… Toh tidak ada yang salah dengan semua itu. Tapi itu semua belum mampu hadir di hati untuk menambah semangat dan mengisi ruh dan jiwa yang kosong ini. Semuanya hanya hadir di telinga saja, mohon maaf kalau terlalu kasar, tapi itulah yang terasa.

Di pertengahan 2008 ini, kejenuhan itu akhirnya mampu kembali di-charge oleh inovasi dari teman-teman Shohar dan Izzis. Shohar kembali menelorkan album dalam rangka 100 tahun kebangkitan Indonesia. Memang, hanya ada dua single baru di album itu, selebihnya adalah nasyid lama yang diaransemen baru. Penambahan iringan musik baru yang lebih meriah, mampu memberikan nuansa baru untuk kembali bersemangat dalam mendengarkan sebuah nasyid, nasyid yang sesungguhnya. Dua single baru itu berjudul Bangkitlah Negeriku (Harapan itu Masih Ada), dan Indonesia Memanggil, plus satu alunan musik pembuka yang sangat menggugah ghirah dan semangat pribadi ini.

Kemudian tim nasyid Izzatul Islam, sebelumnya hadir dengan nasyid ”Sang Murobbi”, yang merupakan original Soundtrack dari film dengan judul yang sama. Nuansa baru dari Izzis juga hadir dan terasa, walaupun dalam single ini mereka hadir tanpa alat musik apapun. Koor suara mereka yang sangat harmonis tertata rapi mampu menghilangkan kesan membosankan dari sebuah nasyid yang tanpa diiringi alat musik. Nasyid ini sangat mengesankan dan mampu memberikan ruh baru dalam hati dan jiwa. Selain ”Sang Murobbi” ada juga nasyid MARS KORSAD. Seperti nasyid-nasyid baru Shohar, nasyid ini juga memiliki kekuatan tersendiri dan mampu memberikan tambahan energi baru bagi setiap pendengar yang meresapi dengan seksama.

Inti dari tulisan ini adalah penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada para inovator dan pembaharu-pembaharu nasyid ini. Semoga tidak pernah berhenti berjuang..

– ditulis sambil menunggu partai perempatfinal euro Belanda vs Russia –

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Juni 2008 in artikel pribadi, Info

 

Tag: , , , , , , , , , ,

3 responses to “Nasyid Haroki di Pertengahan 2008

  1. Fenny Melisa

    31 Juli 2008 at 2:35 pm

    aSSALAMUA’LAIKUM WR WB
    Bang, bisa dicantumin nggak, Contact Person group-group nasyid Indonesia?? Supaya kita-kita yang mau bikin acara gampang buat hubunginnya.Syukran sebelumnya.Oya, saya izin download dan copy paste semua yang ada disini. He..he..
    Barakallah.

    nAs
    maaf saya cuma punya Contact Person, manager tim nasyid Izzatul Islam, Akh Ali Amril 0813-81181146

     
  2. abi lutfhi

    31 Juli 2008 at 3:06 pm

    Assalmualaikum Wr.Wb

    Syukran atas nasyid2 Islam-nya semoga
    kecintaan pd nilai2 Islam semakin tinggi.

    JAZAKALLAH.

     
  3. 'azam musik religi

    1 Maret 2010 at 6:03 pm

    assalamu’alaikum..
    minta izin utk kopi paste di web azam
    salam kenal…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: