RSS

Kata-kata Bijak Ust. Rahmat Abdullah dalam “Sang Murabbi”

10 Jul

Kata-kata Bijak Ustadz Rahmat Abdullah dalam Film Sang Murabbi

Ada dua hal yang mesti kita ingat. Kebaikan orang lain
sama diri kita. Dan keburukan diri kita sama orang lain. Tapi ada dua
hal juga yang mesti kita lupakan. Kebaikan diri kita pada orang lain
dan keburukan orang lain pada diri kita…

Allah telah berfirman: “Sesungguhnya, Aku ciptakan langit dan
bumi ini, wahai manusia, buat kamu untuk berfikir, untuk menelaah
bagaimana kamu menjalani hidup ini”.

Ya ayuhal ikhwah, Antum perhatikan bagaimana Alloh telah
menciptakan batu dan air yang mengalir di sungai ini. Antara batu dan
air tidak ada pertikaian diantara mereka. Batu tidak pernah mengatakan,
Hai air kenapa bunyimu terlalu keras Atau air mempersoalkan, Batu,
kenapa kau ada disini. Tidak ada persengketaan diantara mereka; Mana
hak saya… Mana kewajiban kamu… Tapi kenapa kita tidak mau mengambil ibroh
dari batu dan air? Kenapa kita mulai bercerai-berai, memikirkan ini
hakku… ini hak saya… Ini kewajibanku… Itu kewajibanmu… Malu kita semua
pada batu dan air! Ini saatnya antum semua bersatu, bekerjasama dalam
ukhuwah Islamiyah… Allahu Akbar!

Jangan sampai nanti orang-orang tarbiyah dibenci karena
orientasi kekuasaan
. Dia tidak boleh berbangga dengan bangunannya, lalu
tertidur-tidur tidak pernah mengurus urusan hariannya. Tetap dia harus
kembali pada akar masalahnya, akar tarbiyahnya, mahabbin, tempat kancah dia dibangun.

Nah, akhi. Tantangan dakwah seperti itu. Diuji dengan kesusahan…
Dicoba dengan penderitaan… Insya Allah, kita kuat. Tapi jika diuji oleh
Allah dengan kenikmatan, ini yang kita mesti hati-hati. Antum mesti
sabar… ikhlas… Ingetin terus temen-temen antum, jangan seperti monyet…

Kendor ga kendornya dakwah ini kita lihat dari asal muasalnya.
Dakwah ini kan ibarat kita lagi buka lahan sawah. Kita cari benih yang
baik.. kita cari lahan yang baik.. kemanapun kita cari. Nah, kalo dapet
benih.. kita tabur deh tuh ke padang yang baik juga. Nah sekarang udah
kita tanam, kita masukin aer, nah ketika aer masuk.. ada yang dateng,
belut yang dateng. Soalnya kita mau sibuk sama sawah apa mau sibuk sama
belut..?

Kalau uang udah habis, minta aja lagi sama Alloh. Kalau uang udah
mau abis.. itu berarti rejeki udah mau dateng lagi. Kayak sumur aja,
kalau sumur kering, berarti ujan udah mau dateng.

Setiap marhalah itu ada rijalnya, ada masalahnya. Jadi masing-masing
kita ada cobaannya dari Alloh subhanahu wa taala, begitu juga dakwah
kita. Obatnya adalah kesabaran, keikhlasan antum, pengorbanan
temen-temen dan kita kembali ke asholah dakwah ini..

Seonggok kemanusiaan terkapar. Siapa yang mengaku bertanggung
jawab? Bila semua pihak menghindar, biarlah saya yang menanggungnya,
semua atau sebagiannya…

Sumber : apadong.com

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada 10 Juli 2008 in artikel pilihan

 

Tag: , , ,

7 responses to “Kata-kata Bijak Ust. Rahmat Abdullah dalam “Sang Murabbi”

  1. aRuL

    11 Juli 2008 at 7:45 am

    subhanallah…
    kalimatnya sungguh luar biasa

     
  2. nasruni

    11 Juli 2008 at 10:13 am

    Iya, kalau dicermati dengan baik, setiap kata-kata yang keluar dari ucapan beliau dalam setiap kesempatan ceramah yang ana ikuti, memang selalu memiliki makna yang sangat mendalam..

     
  3. achoey sang khilaf

    12 Juli 2008 at 10:17 am

    Subhanallah
    Moga Sang Murobbi menuai pahala atas amalnya di dunia🙂

     
  4. thessic

    25 Juli 2008 at 5:41 am

    aku jadi terharu!

     
  5. BENO

    22 Juni 2009 at 11:28 am

    SUBHANALLOH, ANA MENITIKAN AIR MATA KETIKA MEMBACA SETIAP KATAKATA YANG TERSUSUN.

     
  6. Bagus Wahyutomo

    22 Mei 2014 at 8:42 am

    Kereeeen

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: