RSS

Download MP3 Nasheed Mishary Rasheed (Thala’al Badru)

18 Jul

Dulu saya pernah mendengar seorang teman mengatakan bahwa jika seorang yang bagus suaranya dalam melantunkan ayat suci Al Quran, maka suaranya ketika ia melantunkan sebuah lagu dapat dipastikan akan bagus juga. Wallahu’alam apakah anggapan ini sepenuhnya benar atau hanya kebetulan saja. Wallahu’alam juga apakah anggapan ini berlaku untuk hal sebaliknya, bahwa seorang penyanyi yang bagus otomatis akan bagus juga suaranya ketika melantunkan ayat suci Al Quran.

Namun, saya tidak akan meragukan bahwa seorang qori sekelas Syaikh Mishary Rasheed, selain memiliki suara yang subhanallah merdunya ketika tilawah, beliau juga memiliki suara yang mempesona ketika melantunkan sebuah nasyid/lagu. Saya berani mengatakan hal ini, karena saya sendiri telah mendengarkan suara beliau ketika melantunkan sebuah nasyid berjudul Thala’al Badru. Kita tentu masih ingat dengan postingan saya sebelumnya berupa file mp3 murottal QS Al Mulk yang juga dilantunkan oleh beliau.

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi kepada kita semua untuk sama-sama mendengarkan lantunan nasyid dari beliau ini. Nasyid ini awalnya berupa video klip, yang telah saya download dari youtube, kemudian saya convert ke dalam format file mp3 untuk dapat saya share kepada kita semua.

Mari sama-sama kita mendengarkan lantunan nasyidnya yang berjudul Thala’al Badru (sambil mengingat perjuangan Rasulullah ketika pertama kali hijrah ke Mekkah), setelah download disini (ukuran 6,471 kb)

Selamat menikmati, semoga dapat menambah kecintaan kita semua pada Rasulullah SAW.

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Juli 2008 in artikel pribadi, download

 

Tag: , , ,

8 responses to “Download MP3 Nasheed Mishary Rasheed (Thala’al Badru)

  1. fathur

    31 Juli 2008 at 1:16 pm

    sheikh mesharee bener2 mantab suaranya,
    tapi aku sama sekali tidak ingin mendengar beliau nyanyi, banyak hal yang akan terkesan buruk apabila beliau menyanyi atau melantunkan lagu. tetpi berbda dengan nashid tentu itu boleh asal tdk ada musik dan temanya mengandung arti yang menggairahkan semangat keimanan dan ketqwaan kepadah sang khaliq.
    saya juga punya catetan sedikit buruk tentang syeikh mesharee, yaitu ketika beliau melantunkan thalaalbadaruu ini adalah shalawat bidah dan tidak benar adanya bahka artinya tidak benar. tetapi saya takjub kepada beliau saat membaca alquran atau saat menjadi imam.

     
  2. nasruni

    31 Juli 2008 at 1:49 pm

    wallahu’alam bi shawab..
    semua berhak berpendapat sesuai yang diyakini,
    di blOg ini, silahkan ambil yang menurut anda bermanfaat,
    dan tinggalkan yang menurut anda kurang/tidak manfaat.
    salam kenal,
    Syukron telah berbagi disini..🙂

     
  3. raj

    18 Januari 2009 at 4:12 pm

    jujur gua kagak suka kata2 fatur lo pikir lo siapa
    lu sebut2
    saya juga punya catetan sedikit buruk tentang syeikh mesharee, yaitu ketika beliau melantunkan thalaalbadaruu ini adalah shalawat bidah dan tidak benar adanya bahka artinya tidak benar. tetapi saya takjub kepada beliau saat membaca alquran atau saat menjadi imam.
    hentikan infasi pemikiran2 wahabi karena saya lihat
    pemikiran2 wahabi sangat dangkal kepada konsep agama islam bid’ah di bahas pada umat islam tapi saudara di aniaya diam dasar banci munafik.

     
  4. nAsruni

    18 Januari 2009 at 4:50 pm

    @raj
    hmm.. ingat adab saudaraku…
    saat ini dan di sini kita utamakan ukhuwwah..
    terimakasih.

     
  5. Hari

    19 Februari 2009 at 9:37 am

    Jangan sebut-sebut wahabi, itu kan sebutan kaum orientalis yang nota bene kafir dan tidak suka terhadap Islam dan berusaha memecah belah dengan mengatakan ada aliran wahabi dalam Islam. Kalau antum baca bukunya Insya’ Allah nggak ada yang salah dalam pemikiran tauhid Muhammad bin Abdul Wahab ini.

    Afwan.

     
  6. john

    24 Februari 2009 at 9:24 am

    klo umat Islam Bentrok seprti ini truss…
    Gmn mau mlawan orang kafir, yang jelas-jelas menjadi musuh ALLAH.

    Allahu A’lam

     
  7. kurnia

    29 Maret 2009 at 9:17 am

    Pada saat dimana perang pemikiran (ghozwul fikri) seperti ini, penting bagi kita untuk saling mengukuhkan ukhuwah silaturahim sesama muslim. Jangan mudah dipecah belah. Musuh senang kalau kita pecah. Ingat perlu siasat dan strategi juga dan gak perlu emosi. Semua itu perlu untuk memenangkan agama Alloh. Wallohu a’lam.

     
  8. eko

    15 November 2009 at 2:16 pm

    Assalamualaikum saudara-saudara ku seIman…..

    Allahummasa Shalli ‘Alaa Sayyidina Mahammad, Wa’Alaa ‘Alii Sayyidina Muhammad…

    @Raj, ente klo ngomong jangan sembarangan, pake acara ngBid’ah-in segala,,,
    ente tau ga Shalawat Thala’al Badru itu udah ada sejak Zaman Nabi….
    ente klo ngaji jangan setengah-setengah, baru punya ilmu yg dangkal aja udah berani2 membid’ah kan shalawat…..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: