RSS

Iklan Bakal Calon Presiden RI

18 Agu

Jujur, sebenarnya saya bukan yang termasuk menyukai postingan berbau politik. Selain karena blogger2 lain sudah banyak yang mengupasnya, menurut saya masih banyak hal lain yang lebih bermanfaat untuk di-sharing. Tapi apa yang saya lihat belakangan ini, memaksa saya untuk membuat tulisan dan mem-postingnya di sini.

Beberapa bulan belakangan ini kita, para pemirsa televisi di tanah air, begitu sering disuguhi oleh iklan-iklan para bakal calon presiden RI. Bukan hanya di televisi, di media surat kabarpun demikian. Jujur, saya pribadi merasa sangat heran dengan keberadaan iklan-iklan ini. Saya benar-benar tidak mengerti apa sebenarnya yang sedang mereka lakukan dan apa sebenarnya yang mereka inginkan.

Kampanye, okelah mereka kampanye, tapi bukankah kita belum memasuki masa kampanye Pilpres? Lha wong partai mereka aja belum tentu dapat suara mencukupi untuk mengajukan calon presiden. Sutrisno Bachir, sejak sebelum Piala Eropa dan selama Piala Eropa, iklannya sudah luar biasa semarak, bahkan hampir mengalahkan iklan sponsor resmi piala eropa waktu itu.Lantas belakangan ini, iklan-iklan beliau kembali berseliweran di stasiun-stasiun televisi kita. Kualitas iklan itu, dari segi pengambilan gambar, bisa dibilang setara dengan iklan-iklan perusahaan besar negeri ini.

Rizal Malarangeng pun begitu, sebagai orang media, beliau tidak mau ketinggalan dengan menampilkan iklan-iklan yang begitu ‘wah’ di berbagai media, terutama media yang notabene “milik”-nya

Pengenalan, bapak Sutrisno Bachir ini memang belum terlalu dikenal masyarakat Indonesia, jadi mungkin beliau merasa perlu untuk mengenalkan dirinya kepada masyarakat luas melalui iklan-iklannya. Begitu pula dengan Rizal Malarangeng, yang bahkan tidak memiliki kendaraan politik untuk melancarkan hasratnya menjadi RI-1.

Namun, jika untuk pengenalan, mengapa mereka harus mengeluarkan dana yang begitu besar hanya agar wajahnya bisa terpampang di pesawat televisi, yang hanya beberapa menit saja, kemudian dana itu, entah kemana perginya. Saya, boleh dikatakan orang iklan, jadi saya tahu betapa mahalnya harga space ruang iklan itu. Betapa dana itu akan sangat bermanfaat buat orang-orang yang setiap hari harus berjuang untuk mendapatkan sesuap nasi. Bukankah akan lebih bermakna, jika mereka lebih banyak berkarya, menciptakan lapangan kerja dan sebagainya, sehingga memberikan manfaat buat orang banyak. Bukankah dengan begitu, rakyat akan dapat melihat dan menilai hasil kerja nyata mereka? Untuk kemudian, tanpa disuruh akan memilih mereka menjadi pemimpin mereka, pemimpin yang mencintai rakyatnya, dan dicintai pula oleh rakyatnya.

Saya benar-benar heran, apakah mereka sadar dengan apa yang sedang mereka kejar. Menjadi pemimpin sebuah negara yang begitu besar, memimpin lebih dari 200 juta manusia, yang bertempat tinggal di sebuah negeri yang begitu luas, bahkan masih banyak pulau yang belum terdata di negeri ini. Apakah mereka sadar, bahwa mereka nantinya akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyat yang akan dipimpinnya, bahkan atas setiap makhluk yang hidup di negeri yang dipimpinnya.

Ach… saya benar-benar heran dan tidak mengerti…

Lho, kenapa saya jadi pusing mikirin mereka yah?

Minum susu, bersiap untuk tidur dan mimpi indah…zzzz

Eh… berdoa dulu, semoga negeri ini akan dipimpin oleh manusia yang benar2 amanah, bukan hanya di negeri dongeng.. Amien… zzzzzz….

 
9 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Agustus 2008 in artikel pribadi

 

Tag: , ,

9 responses to “Iklan Bakal Calon Presiden RI

  1. pipiew

    18 Agustus 2008 at 6:25 pm

    bukan hanya iklan pak, tapi juga penerbitan buku-buku yang secara tidak langsung mengarah pada kepentingan kampanye. Sudah ada beberapa buku yang saya temui yang menceritakan mengenai masing2 bakal calon Presiden, dan kebanyakan buku2 itu lebih bersifat otobiografi masing2 profil. Ya itu ga papa si, asal yang dibeberkan adalah fakta dan untuk kepentingan bangsa.

     
  2. yodama

    19 Agustus 2008 at 2:20 am

    orang iklan tho pak?

    Kira2 abis brp duit tuh buat ngiklan d tipi, koran, or baliho barangkali? Kl blh tahu.🙂

     
  3. nAsruni

    19 Agustus 2008 at 2:50 am

    hehehe… persisnya ya ga tau mas,
    tapi yg pasti buessarrrr mas….😀

     
  4. achoey sang khilaf

    19 Agustus 2008 at 4:05 am

    Aku ebih mendukung calon Presiden yang sudah ketahuan kontribusinya
    yang sudah ketahuah ahlaqnya
    dan itu …..

    Kita bakal tahu😀

    Semangat!

     
  5. rakyat kecil

    19 Agustus 2008 at 9:23 pm

    Melihat acara todays dialog di metro TV kemarin (19 Agustus 2008).
    Yang diskusi Marwan Batubara, Rizal Malarangeng, Amien Rais dan Sofyan Djalil.

    Peserta diskusi sedang prihatin dengan kasus Freeport, Cepu, Newmont dan sebagainya, eh si Rizal malah ketawa-tawa sendirian untuk menutupi kesalahannya ikut campur urusan pertamina dan exon.

    Benar-benar Rizal tuh mental inlander antek asing. Dikit-dikit belain amerika. Mungkin maksudnya untuk pamer kalau dia lulusan amerika.
    Inilah contoh orang yang sudah kena brain wash-nya amerika.

    Dia nggak pantes tuh mencalonkan jadi capres Indonesia. Orang model Rizal harusnya masuk penjara, karena doyan menggadai kekayaan Indonesia ke asing.

     
  6. wi3nd

    20 Agustus 2008 at 7:54 am

    yupzz..daku ju9a melihatnya bahkan orang nomer 1 ituh ju9a sudah mule berkampanye mencuri startkah..entahlah….

    *tengkyu mas,i’m more better now..[cuma masih pusin92*

     
  7. Yehia

    21 Agustus 2008 at 1:29 pm

    makanya pilih presiden mesti pikir Delapan kali duluuw…hihihi

     
  8. Akhi Ahya

    24 Agustus 2008 at 3:17 am

    Waduh… gitu ya.. wah kalo uangnya buat ane semua enak tuh.. mending bazar sembako murah, or mungkin beasiswa bagi siswa berprestasi yang tidak mampu or uangnya bikin sekolahan gratis tis tis..

     
  9. dinginlebihnikmat

    8 Oktober 2008 at 8:34 am

    Waktu saya mjd staf promosi, tugas utama divisi promosi adalah mengenalkan produk kita ke masyarakat supaya bisa jadi TOM (Top Of Mind), melalui promosi gencar above the line dan below the line. Kalo produk kita udah jadi TOM, enak deh, gak perlu ngasi tau keunggulan produk, orang dah langsung main sikat main embat aja pakai tuh produk.
    Nah kampanye di TV itu masuk above the line, semakin sering tampil, kita jadi semakin terngiang2 terus en jadi TOM di masyarakat (lumayan loch selama setahun), sehingga saat pencoblosan tiba, masy. yang bingung milih siapa, langsung coblos yang sering mereka denger aja, gak mikir lagi bagus nggaknya tu orang. Udah jadi rahasia umum lah, masyarakat sadar politik di Indonesia masih minoritas, palingan penduduk kota besar aja yang berusaha mengenali calon pemimpin mereka luar dalam.
    Sekian sdkt komentar dari saya, smg bisa mengurangi kebingungan yg sdr nAs rasakan.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: