RSS

Itikaf Dimana Ya?

17 Sep

Ramadhan sudah memasuki hari ke 18, mmm… cepet banget ya. Gimana ibadahnya nAs? “Mmm…banyak yang ga sesuai target”. Kenapa? Ach sudahlah jangan coba-coba cari alasan (alasan kok dicari-cari…, cari tuh pahala), ntar malah jadi pembenaran lagi, pembenaran khan sama dengan suatu yang salah, dipaksakan agar menjadi benar? Cape deh…

Ok, mari tatap ke depan, Ramadhan masih tersisa beberapa hari lagi, *bersyukur masih belum lewat*. Agenda selanjutnya, seperti tahun-tahun yang lalu, harus ada itikaf. Rasulullah memang selalu melakukan itikaf setiap sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, tidak pernah keluar dari masjid. Apa sih pengertian Itikaf?

I’tikaf dalam pengertian bahasa berarti berdiam diri yakni tetap di atas sesuatu. Sedangkan dalam pengertian syari’ah agama, I’tikaf berarti berdiam diri di masjid sebagai ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan di setiap waktu dan diutamakan pada bulan suci Ramadhan, dan lebih dikhususkan sepuluh hari terakhir untuk mengharapkan datangnya Lailatul Qadr. Dalam hal ini Rasulullah saw. bersabda :

عن ابن عمر رضي الله عنهما قال :كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يعتكف العشر الأواخر من رمضان ، متفق عليه .

” Dari Ibnu Umar ra. ia berkata, Rasulullah saw. biasa beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan.” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

عن أبي هريرة رضى الله عنه قال كان النبي صلى الله عليه وسلم يعتكف في كل رمضان عشرة أيام فلما كان العام الذي قبض فيه اعتكف عشرين يوما ـ رواه البخاري.

” Dari Abu Hurairah R.A. ia berkata, Rasulullah SAW. biasa beri’tikaf pada tiap bulan Ramadhan sepuluh hari, dan tatkala pada tahun beliau meninggal dunia beliau telah beri’tikaf selama dua puluh hari. (Hadist Riwayat Bukhori).

Sebagian ulama mengatakan bahwa ibadah I’tikaf hanya bisa dilakukan dengan berpuasa.

Tujuan I’tikaf.

1. Dalam rangka menghidupkan sunnah sebagai kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah saw. dalam rangka pencapaian ketakwaan hamba.

2. Sebagai salah satu bentuk penghormatan kita dalam meramaikan bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah swt.

3. Menunggu saat-saat yang baik untuk turunnya Lailatul Qadar yang nilainya sama dengan ibadah seribu bulan sebagaimana yang difirmankan oleh Allah dalam surat 97:3.

4. Membina rasa kesadaran imaniyah kepada Allah dan tawadlu’ di hadapan-Nya, sebagai mahluk Allah yang lemah.

Rukun I’tikaf.

I’tikaf dianggap syah apabila dilakukan di masjid dan memenuhi rukun-rukunnya sebagai berikut :

1. Niat. Niat adalah kunci segala amal hamba Allah yang betul-betul mengharap ridla dan pahala dari-Nya.

2. Berdiam di masjid. Maksudnya dengan diiringi dengan tafakkur, dzikir, berdo’a dan lain-lainya.

3. Di dalam masjid. I’tikaf dianggap syah bila dilakukan di dalam masjid, yang biasa digunakan untuk sholat Jum’ah. Berdasarkan hadist Rasulullah saw.

” ولا اعتكاف إلا في مسجد جامع ـ رواه أبو داود.

“Dan tiada I’tikaf kecuali di masjid jami’ (H.R. Abu Daud)

4. Islam dan suci serta akil baligh.

Cara ber-I’tikaf.

1. Niat ber-I’tikaf karena Allah. Misalnya dengan mengucapkan : Aku berniat I’tikaf karena Allah ta’ala.

نويت الاعتكاف لله تعالى

2. Berdiam diri di dalam masjid dengan memperbanyak berzikir, tafakkur, membaca do’a, bertasbih dan memperbanyak membaca Al-Qur’an.

3. Diutamakan memulai I’tikaf setelah shalat subuh, sebagaimana hadist Rasulullah saw.

وعنها رضى الله عنها قالت كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا أراد أن يعتكف صلى الفجر ثم دخل معتكفة “ـ متفق عليه .

“Dan dari Aisyah, ia berkata bahwasannya Nabi saw. apabila hendak ber-I’tikaf beliau shalat subuh kenudian masuk ke tempat I’tikaf. (H.R. Bukhori, Muslim)

4. Menjauhkan diri dari segala perbuatan yang tidak berguna. Dan disunnahkan memperbanyak membaca:

أللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عنا

Ya Allah sesungguhnya Engkau Pemaaf, maka maafkanlah daku.

Waktu I’tikaf.

1. Menurut mazhab Syafi’i I’tikaf dapat dilakukan kapan saja dan dalam waktu apa saja, dengan tanpa batasan lamanya seseorang ber-I’tikaf. Begitu seseorang masuk ke dalam masjid dan ia niat I’tikaf maka syahlah I’tikafnya.

2. I’tikaf dapat dilakukan selama satu bulan penuh, atau dua puluh hari. Yang lebih utama adalah selama sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan sebagaimana dijelaskan oleh hadist di atas.

Hal-hal yang membatalkan I’tikaf.

1. Berbuat dosa besar.

2. Bercampur dengan istri.

3. Hilang akal karena gila atau mabuk.

4.Murtad (keluar dari agama).

5. Datang haid atau nifas dan semua yang mendatangkan hadas besar.

6. Keluar dari masjid tanpa ada keperluan yang mendesak atau uzur, karena maksud I’tikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dengan tujuan hanya untuk ibadah.

7. Orang yang sakit dan membawa kesulitan dalam melaksanakan I’tiakf.

Hikmah Ber-I’tikaf .

1. Mendidik diri kita lebih taat dan tunduk kepada Allah.

2. Seseorang yang tinggal di masjid mudah untuk memerangi hawa nafsunya, karena masjid adalah tempat beribadah dan membersihkan jiwa.

3. Masjid merupakan madrasah ruhiyah yang sudah barang tentu selama sepuluh hari ataupun lebih hati kita akan terdidik untuk selalu suci dan bersih.

4. Tempat dan saat yang baik untuk menjemput datangnya Lailatul Qadar.

5. I’tikaf adalah salah satu cara untuk meramaikan masjid.

6. Dan ibadah ini adalah salah satu cara untuk menghormati bulan suci Ramadhan.


Terus, rencananya dimana? Sepertinya akan sama dengan tahun-tahun yang lalu. Pindah-pindah, ya istilahnya itikaf ngalong, maksudnya itikafnya malam aja, siange pulang, soale mesti gawe. Di masjid Attaqwa, Pasar Minggu, agak sepi tapi aku paling bisa khusyu kalo itikaf di sini, ruangannya adem, tapi emang kamar mandinya agak terbatas, makan sahur dibelikan panitia. Di masjid Attin, TMII, ini tempat yang paling ramai yang pernah aku kunjungi, apalagi kalau malam 27, uuuch.. dah kayak penampungan pengungsi penuhnya, kalo mau dapet makan sahur dari panitia, mesti daftar dulu sebelum jam10 malam, kalo ga yah banyak sih tukang jualan di luar.

Masjid istiqlal, masjid terbesar (masih ga yah?) udah lama juga ga itikaf di sini, rame juga sich, tapi ga seramai di Attin. Masjid Bimantara, Kebon Sirih, sepi tapi enak juga. Masjid Baitul Ichsan Bank Indonesia, belum pernah sich tapi temen-temen banyak yang ngajak kesana.

Yang deket rumah aja, masjid Ukhuwwah Islamiyah Universitas Indonesia, mmm… dingin, plus banyak nyamuk euy, airnya juga kadang suka bermasalah., tapi enaknya ya deket rumah. Masjid Nurul Fikri, imam qiyamullailnya bagus-bagus, pak Tifatul Sembiring, Ustadz Muslich Abdul Karim, ya iyalah orang rumah mereka juga dekat situ.

Mana lagi ya pilihannya? Ada tambahan?

 
13 Komentar

Ditulis oleh pada 17 September 2008 in artikel pribadi

 

Tag:

13 responses to “Itikaf Dimana Ya?

  1. Rindu

    18 September 2008 at 2:12 am

    Tadarusnya udah sampe mana? kalo di jakarta bisa disemua masjid loh … al azhar ngadain, masjid BI dan at tien juga ngadain.

    *tulisannya bermanfaat* semoga ALLAH memuliakan penulisnya.

    amin ya ALLAH

    nAs:
    tadarusnya? itu dia mba yg ga sesuai target,
    target khan 1 hari 1 juz, tapi karena sakit (ach ini dia maksudnya nyari2 alasan) jadi terlewat 2 juz, tapi insya Allah dikejar, ngebut juga mba..

    oh, sering itikaf juga yah?

    Amin Allahumma amin, makasih doanya mba..😀

     
  2. zizah

    18 September 2008 at 4:25 am

    Subhanalloh..lebih lengkap ya postingannya🙂
    di Bandung banyak…sbnrnya secara umum,masjid2 besar ngadain kok..Masjid Salman ITB, masjid Darut Tauhid, PUSDAI..Masjid Agung..

    Met Niat I’tikaf..and Do it🙂

    nAs:🙂 copas koq zi,
    oh gitu yah, blm pernah ke Bandung euy…
    insya Allah🙂

     
  3. wi3nd

    18 September 2008 at 4:56 am

    mmm..insya allah tahun ini bisa terlaksana setelah thn kmrn tak bisa,tp nda bisa ful 10 hr nda bisa cuti sebanyak ituh,paling sampe pagi trus ngantor..
    ~ masjid al bani : senaYan ju9a rame nAs
    ~ masjid sunda kelapa :lan99anan..
    ~ masjid pondok indah..: blm nyubain
    tapi nanti yg dekeT ajah…

    sampe ketemu dan sLmat beriktikaf..:)

    nAs:
    ya gpp wi3nd, Islam khan ga memberatkan…
    masjid al bina maksudnya wi3nd?
    sampe ketemu dimana?
    selamat iktikaf juga, moga dapat men99apai lailatur qadr😀
    amiin…

     
  4. pimbem

    18 September 2008 at 5:08 am

    keren! itikaf ngalong..
    sukses yaaaa🙂

    nAs:
    saya keren? alhamdulillah…😀
    oh itikaf ngalongnya? apa kalongnya?
    ga itikaf juga mba? ajak tu masnya? daripada ngeliatin bulan aja, mending nyari seribu bulan😉

     
  5. cita-cita

    18 September 2008 at 5:28 am

    itikaf!…….

    untuk yang wanita (akhwat) baiknya gimana ya….?

    itikaf apa enggak?

    tahun-tahun sebelumnya sih, minimal 1 hari 1 malam

    ana pernah di Baitul Ihsan bareng adik n kaka,
    subhanallah…
    disana rame juga…..

    buat yang gawe daerah sana sih enak….malamnya itikaf, siangnya cari maisah.

    Semoga Itikafnya bisa lebih maksimal lagi,
    biar targetan hatamnya berhasil n nambah.

    cari yang ada kajiannya kali ya…

    nAs:
    ya mesti dapet ijin suami atau orangtua/walinya mba,
    itu dia, saya blm pernah ke BI, padahal deket kantor.
    amiin, insya Allah…

     
  6. arifrahmanlubis

    18 September 2008 at 5:55 am

    saya ngalong juga akh. maklum karyawan. insyaAllah mulai malam ke 27 sampai 30 bisa full. pilihan? Mesjid Al Hikmah Mampang🙂 antum kalau berminat, di website Al Hikmah ada agenda iktikafnya http://alhikmah-online.com . mungkin kita ketemuan akh🙂

    Di Tangerang ada Mesjid Al Ittihad dan Al Adzhom. Tapi saya ngalongnya di Mesjid Al Hakim Komplek Kehakiman, deket kosan🙂

    Di Bandung (kota kenangan) ada Mesjid Salman, PUSDAI, Mesjid DT, dan Mesjid Habiburrahman.

    nAs:
    hmmm. al-hikmah bangka, saya punya pengalaman yg sangat berkesan disana,
    yup, pertama kali itikaf ya disana itu, tau ga? qiyamullailnya sampe 3 juz..
    uhh pegel-pegel dah, tapi tetap aja penuh…
    dah lama juga ngga kesana, insya Allah kalo kesana kita ketemuan pak🙂
    saya sudah lihat situsnya pak, masih tetap 3 juz ya?🙂

     
  7. layanglayang

    18 September 2008 at 2:07 pm

    di masjid NF aj.. deket rumah temen saya (loch..) udah gitu ada pak muslich…:-/
    sebenernya pengen coba disana, tapi sayang cuma untuk ikhwan dan biasanya bapak2 (eh.. cocok tuch pak..)😀

    begimana kalo di bekasi (Islamic center Bekasi) ada rencana kesana.. tapi lumayan jauh juga dari rumah.
    katanya tempatnya lumayan nyaman.

    tahun lalu saya di At-tiin dan memang penuh banget. tapi kajiannya menyentuh banget.

    selamat beritikaf..

    luruskan niat,
    tegakkan azzam,
    tetapkan semangat,
    raih kemenangan.

    nAs:
    yah, mesjid NF mah deket banget, insya Allah disempetin semalem disana.
    Islamic Centre Bekasi, kejauhan euy…
    Attin juga kayanya disempetin semaleman…
    Selamat beritikaf juga, makasih… amiin..

     
  8. yudios

    18 September 2008 at 5:28 pm

    Saya masih ragu, mau iktikaf atau tidak. nanti kalau saya berubah fikiran saya kesini lagi buat melihat ulang Sayara-syarat dan ketentuan yang berlakunya.

    nAs:
    baiklah yud, insya Allah nanti balik kesini lagi yah,
    masih inget khan jalannya?

     
  9. cita

    18 September 2008 at 9:00 pm

    bapake aq srg di Sunda Kelapa tuch,ato ngk di ahlush shufah-dipinggiran bdg-aq ga pnh blh itikaf ma bapake kec di ahlus shufah ini,kt bapake aq tempat ini dah plg nyaman,aq pasti gak terlantar kl itikaf disini…he2,ya iyalaaah…..wong pemiliknya bune n bapake,jd kl anaknya itikaf disitu dah pasti gak ditelantarin. Hmmmh….jd PINGIN ambil cuti,maaak….bapaaaak….aq mulih yooo

    nAs:
    mmm… kapan-kapan ke ahluss shufah ach…
    kapan ya?
    kalo saya disana gak ditelantarin jug khan?

     
  10. radenmasnews

    19 September 2008 at 3:03 am

    saya malah selama merantau belum pernah iktikaf, karena saya cuma karyawan biasa dimana kalo iktikaf pasti pulang pagi dan malamnya pasti ngalong sementara pagi saya harus memenuhi kewajiban saya pada orang (kerja), kalo saya iktikaf pasti pagi nnya ngantuk dan kerjaan tidak maksimal, mungkin ada yg mau ngasih pendapat supaya kerjaan maksimal dan iktikaf bisa saya jalankan?

    nAs:
    kalo bisa ya ambil cuti mas,
    tapi kalo ga bisa ya ga harus tiap hari, minimal satu malem selama ramadhan,
    kalo bisa pas malem 27,
    jangan sampe dipecat gara2 itikaf lho, toh kerja juga ibadah hehehe😆

     
  11. wi3nd

    19 September 2008 at 4:01 am

    iya maksudnya masjid al bina, kebiasaan neeh nAs suka kebolak balik klu nuLis heheh…
    ya sampe ketemu di itikaf maksudnya heheh…

    *doakan daku yakh nAs..makasihhh …

    nAs:
    kayak tukang fotocopy aja wi3nd, bolak-balik😆
    iya mudah2an ketemu, tapi mana kutahu wi3nd yg mana, secara liat foto aja blm pernah🙂
    *minta didoain apa wi3nd? makasih buat apa yah?
    sama2 doain buat kebaikan ajah ya wi3nd..😀

     
  12. cita-cita

    19 September 2008 at 5:39 am

    Alhamdulillah…

    orangtua sih, insya Allah selalu mengizinkan, kalo itu baik.

    selama ini, kami diizinkan itikaf n boleh ajak adik kecil yang masih SD itu…

    ya…,kalo di masjid yang agak jauh hanya 1 or 2 hari,

    alhamdulillah remaja masjid dekat rumah (kira2 2 KM) mengadakan QL 10 hari terakhir mulai jam 2 pagi pulangnya jam 6 pagi, ba’da kajian.

    kalo disitu, adik ana semua (enam-enamnya) IKUTAN

    senangnya…

    kami berangkat jam 01.30 sambil bawa makan sahur, menikmati sunyinya jalan n indahnya rembulan juga udaranya yang sejuk(masih pagi dini hari).

    kadang ketika kami berjalan, yang semuanya perempuan, tetangga ada yang tanya2, jadi, kami berjalan sekalian syiar juga kali ya…
    afwan….. terlalu panjang

    Semoga kita semua selalu dalam Rahmat, Berkah dan perlindungan Allah SWT.

    nAs:
    Subhanallah, keliatannya seru tuh mba,
    gapapa panjang mba, namanya juga tempat berbagi, gratis kok.🙂
    amiin Allahumma amiin…

     
  13. arifrahmanlubis

    23 September 2008 at 1:14 am

    masih tiga juz. imamnya bagus-bagus. subhalanllah.

    sabtu sampai senin subuh kemarin kesana.

    kalau kesana, kontak2 aja ya 02194417052

    syukron.

    nAs:
    udah dua malem ini ana di mesjid NF pak,
    belau tau ke alhikmah apa ga, tapi insya Allah kalo kesana ana kontak,
    syukron ya..🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: