RSS

Al Quran dan Fisika

28 Okt

Empat hari tanpa postingan, kali ini saya kembali dengan membawa oleh-oleh pengetahuan ilmu fisika, yang dihubungkan dengan ayat-ayat dalam Al Quran. Semoga menambah keyakinan kita pada firman Allah SWT. Sumber: www.keajaibanalquran.com

RAHASIA BESI

besi

Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur’an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti “besi”, kita diberitahu sebagai berikut:

“…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ….” (Al Qur’an, 57:25)

Kata “anzalnaa” yang berarti “kami turunkan” khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni “secara bendawi diturunkan dari langit”, kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.

Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.

Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut “nova” atau “supernova”. Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.

Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan “diturunkan ke bumi”, persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur’an diturunkan.

PENCIPTAAN YANG BERPASANG-PASANGAN

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (Al Qur’an, 36:36)

Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:

“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.”

Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui ledakan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur’an diturunkan. (http://www.2think.org/nothingness.html, Henning Genz – Nothingness: The Science of Empty Space, s. 205)

RELATIVITAS WAKTU

Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.

Tapi ada perkecualian; Al Qur’an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:

“Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 22:47)

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 32:5)

“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.” (Al Qur’an, 70:4)

Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:

“Allah bertanya: ‘Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?’ Mereka menjawab: ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.’ Allah berfirman: ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui’.” (Al Qur’an, 23:122-114)

Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur’an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur’an adalah Kitab Suci.

 
18 Komentar

Ditulis oleh pada 28 Oktober 2008 in artikel pilihan

 

Tag: , , , ,

18 responses to “Al Quran dan Fisika

  1. achoey

    28 Oktober 2008 at 6:05 am

    Al Qur’an kitab suci yang sangat tepat tuk dijadikan rujukan setiap insan

    nAs:
    pastinya kang…🙂

     
  2. wi3nd

    28 Oktober 2008 at 7:14 am

    seTuju nAs…[komenTarin y9 line akhir..:]

    jadi bukan alquran y9 n9ikutin zaman yakh..

    nAs:
    ya betul w3nd, Al Quran jadi rujukan untuk sepanjang masa, masa dahulu, masa kini, dan masa depan…

     
  3. namada

    28 Oktober 2008 at 10:07 am

    bagus bgd artikelnya..

    jadi inget videonya Harun yahya nich..
    saia penggemar beliau..🙂

    nAs:
    iya, inipun artikerlnya Harun Yahya..😉

     
  4. yudios

    28 Oktober 2008 at 11:00 am

    selalu saja ada hal baru dari Al Quran, berarti kitab Al Quran jauh lebih modern dari pada buku-buku ilmu pengetahuan kontemporer dewasa ini.
    lebih up to date.

    nAs:
    ya itu sudah jelas mas, sudah banyak terbukti..🙂

     
  5. Abeeayang™

    28 Oktober 2008 at 2:20 pm

    tapi barat masih menyangkalnya walaupun dikatakan bahwa ternyata diam2 mereka telah makai al quran tapi tidak mengamininya

    nAs:
    kita doakan saja agar mereka segera mendapat hidayah…

     
  6. gbaiquni

    29 Oktober 2008 at 12:54 am

    saya belajar….

    terima kasih…, terima kasih…, terima kasih.

    nAs:
    kita sama2 belajar mas..🙂

     
  7. Daiichi

    29 Oktober 2008 at 4:35 am

    Makin banyak baca di sini makin banyak ilmu yang bisa didapat… Makasih Bung..!!!

    nAs:
    Alhamdulillah, kita sama2 belajar bung…

     
  8. layanglayang

    29 Oktober 2008 at 1:13 pm

    “Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 22:47)

    Hanya Allah lah Maha Mengetahui segala sesuatunya.
    seandainya manusia tahu,, mungkin ga akan disia-siakan waktu yang udah dikasih ini.
    pak.. jadi bahan renungan.. ternyata selama ini, banyak waktu yang udah saya sia-siakan. T_T

    nAs:
    jadi ikut merenung juga nich lan….

     
  9. syelviapoe3

    30 Oktober 2008 at 3:57 am

    Al-Qur’an itu memang keren, deh !!

    Beberapa waktu lalu sempat juga lihat film dokumenter tentang besi…dan memang dalam ulasannya disinggung juga soal ‘asal’ besi

    Soal pasangan, ya…?
    Seperti proton dan neutron dalam eletrokimia😀

    nAs:
    putri ini, ahli kimia yah?

     
  10. hmcahyo

    30 Oktober 2008 at 5:48 am

    afwan… gak nyambung — ada nggak film ipin upin yang baru untuk di donload:mrgreen:

    nAs:
    upin ipin yang baru sudah sampai episode 18 pak, tamat.
    sudah saya posting (lihat banner di samping), silahkan klik https://nasruni.wordpress.com/2008/10/20/download-video-upin-ipin-episode-13-18/

     
  11. wi3nd

    30 Oktober 2008 at 7:48 am

    {00T]

    9ant! theme neeh?
    jad! le9aan kel!atannya hehe,,

    iya nAs kok jd 9elap 9ituh yakh avatarQ? nda tau napa,pas n9oprek avatar kok jd 9ene,b!ar dech kan jd mister!us kesannya ehhehheh

    nAs:
    iya wi3nd, pengen ganti suasana neh, tapi ini juga masih ujicoba, bagus ga?
    ya sud, mudah2an nanti ganti yg baru…

     
  12. namada

    30 Oktober 2008 at 12:35 pm

    ayo..update lagi dunk..
    saia tunggu yach🙂

    nAs:
    hehe calon penerus wi3nd neh, blogger ngetop..😉
    insya Allah, terimakasih dah menunggu postingan saya…😀

     
  13. ariefdj™

    30 Oktober 2008 at 7:46 pm

    Pernah baca tentang kecepatan cahaya ? Ternyata, nilai 3 x 10 pangkat 8 itu sudah disiratkan sejak sekitar 1400 tahun yang lalu..

    nAs:
    iya pak, subhanallah…
    Al Quran memang tidak bisa diragukan…

     
  14. wahyu

    31 Oktober 2008 at 7:50 am

    subhanallah..

    nAs:
    Subhanallah..

     
  15. wi3nd

    3 November 2008 at 8:11 am

    ba9us kok nAs,leb!h luas dibandin9 yan9 doeloe..:)
    kuran9 warna,jad! nda pucat,tambahkan warna jadi hidup,padukan abuabunya,biar chick..hehehh

    sekedar saran..:)

    nAs:
    gitu ya wi3nd, saya sudah cari2 memang belum ada yg sempurna.. (halah kayak nyari apaan ajah)
    yo weis, nanti saya coba2… terimakasih sarannya wi3nd…🙂

     
  16. araficool

    16 November 2008 at 2:00 pm

    AAA,,kereenn,,dpt artikel dari mana mas??lam knl y

     
  17. tikoh

    2 Desember 2009 at 8:37 am

    apa anda menjiplak artikel karya harun yahya?
    karna isinya sama persis!!
    apakah anda sudah melakukan penelitian sendiri?

     
    • nAs

      3 Desember 2009 at 2:25 pm

      hihihi.. jika Anda teliti, maka akan Anda baca bahwa tulisan di atas memang bersumber dari situs milik Harun Yahya. Saya hanya share ilmu saja di sini. link sumbernyapun sudah saya cantumkan di atas, terima kasih, n salam kenal🙂

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: