RSS

Tuna Netra yang Ahli Komputer

03 Nov

Sebuah kisah inspiratif baru saja saya baca dari majalah Tarbawi. Sebelum membahas kisahnya, saya ingin memperkenalkan sedikit tentang majalah Tarbawi ini (bagi yang belum kenal), dan saya sangat merekomendasikan pembaca untuk membacanya, berlanggananlah kalau perlu. Majalah yang terbit dua pekan sekali setiap hari Jumat, harganya hanya delapan ribu rupiah saja, tidak lebih mahal dari harga makan siang kita sehari-hari, namun isinya sangatlah bermanfaat dalam mengisi ruhiyah, menambah motivasi dan semangat beribadah, serta memperluas wawasan, insya Allah. Sekian perkenalan dan promosi majalah ini, kita kembali ke laptop topik, eh kembali ke kisah tuna netra yang menjadi ahli komputer

Namanya Eko Ramaditya Adikara, ia lahir dalam kondisi buta (buta mata, tapi tidak buta hati) di Semarang pada 3 Februari 1981. Namun, ia tidak pernah mendapatkan perlakukan yang berbeda oleh orang tuanya, sehingga ia tidak pernah merasakan perbedaan itu sejak kecil, perbedaan bahwa ia seorang tuna netra. Bahkan ia baru menyadari ketika masuk TK, yakni ketika ia ditanya oleh kawannya, “Rama, tahu nggak, kalo kamu buta?”, Rama balik bertanya, “Buta itu apa?”, “Buta ya tidak bisa melihat”, jawab kawannya. Ya, dari sana ia menyadari tentang kebutaan matanya, sebelumnya ia tidak pernah tahu kalau ternyata di dunia ini ada warna putih, kuning, biru, ada bagus dan ada buruk. Karena memang tidak pernah diberitahu oleh orangtuanya. Namun bukan berarti mereka ingin menyembunyikan, namun karena mereka ingin memperlakukan sama dengan saudara-saudaranya yang lain yang tida buta. Hikmahnya, ketika tahu kondisinya, ia tidak shock, karena biasa bermain bersama, jadi tidak ada perbedaan. Rama juga biasa hidup mandiri sejak kecilnya, sampai sekarang, ia kemana-mana bisa sendiri, hanya ditemani tongkatnya. Bahkan pernah sampai ke Bandung dan Palembang seorang diri. 

Sekolah Rama

Setelah TK, Rama masuk SLB, disini ia tinggal di Asrama dan mengerjakan segala sesuatunya seorang diri. Dari SD, ia berkeinginan untuk melanjutkan ke SMP sekolah umum. Keinginannya terpenuhi, walaupun sempat diragukan oleh kepala sekolah bersangkutan, namun ia membuktikannya dengan meraih peringkat ke 7 dari 500 siswa pada saat penataran. Lulus SMP, ia melanjutkan ke madrasah untuk menambah ilmu agama, mengaji, membaca Al Quran dan pelajaran lainnya. Sampai kemudian alhamdulillah saat ini ia bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi, walau sempat juga diragukan oleh pihak kampusnya waktu itu.

Perkenalan dengan Komputer

Perkenalan Rama dengan dunia komputer yang kemudian menjadi bagian hidupnya saat ini, bermula dari kesukaannya bermain games waktu kecil ketika tinggal di asrama. Bahkan ia sering dimarahi oleh pengasuh asrama, namun sekarang ada sisi positifnya. Karena hobinya itu, kini bisa menjadi penghasilan dan sarana memiliki banyak teman. Saat ini, ia banyak membuat audio visual untuk permainan Nintendo. Dari bekerja dalam bidang animasi suara game di perusahaan Jepang Nintendo ia pernah dibayar cukup mahal untuk mengisi suara selama 2 menit.

Rama juga memiliki blog atau website pribadi www.ramaditya.com yang ia desain dan kelola sendiri. Sulit dipercaya memang, bahwa ia yang mendesain dan mengelola sendiri, tapi itulah kenyataannya, itulah yang terjadi, Allah Maha Adil, memberikan kelebihan di antara kekurangan seseorang. Motivasi juga buat kita yang tidak buta dan belum mempunyai blog… hayyooo ngeblog….!!! (provokator mode on)

Rama tercatat memiliki pengalaman kerja sebagai composer lepas develop game, squareEnix, Jepang, kontributor tetap Divinekids Associates, kontributor majalah Bekasi Kini, kolumnis Detikinet, kolumnis Mobile Magazine, perwakilan Indonesia di Thailand pada APCD (Asia PAsific Development Centre on Disability). Bahkan ia kini telah menerbitkan buku pertamanya berjudul Blind Power, berdamai dengan kegelapan. Sebuah buku yang menceritakan tentang kehidupannya, perjuangan dan teman-teman sekelilingnya. Motivasinya menulis buku ini adalah untuk memperlihatkan pada dunia bahwa seorang tuna netra juga bisa melakukan hal yang istimewa.

Ya begitulah, kalau kita punya niat dan cita-cita yang besar dan niat itu kita ucapkan dalam hati, terus sambil melakukan ikhtiar, insya Allah pasti akan selalu ada jalannya untuk tercapai, apapun kondisinya. Ada dua poin besar dalam al Quran yang menjadi rujukan Rama dalam hidupnya, yang pertama adalah Allah tidak membebani sesorang melainkan dengan kesanggupannya, dan yang kedua bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu yang mengubah nasibnya sendiri.

Subhanallah, mudah-mudahan dapat menyuntikkan motivasi kepada kita yang notabene lebih beruntung dari Rama, untuk dapat berkarya lebih baik lagi, amiin…

“Tidaklah muncul karya-karya orang-orang besar, melainkan di tengah-tengah kesulitan dan kerja keras.” – Syaikh Muhammad Al Ghazali rahimahullah

 
28 Komentar

Ditulis oleh pada 3 November 2008 in artikel pribadi

 

Tag: , , ,

28 responses to “Tuna Netra yang Ahli Komputer

  1. arifrahmanlubis

    3 November 2008 at 12:24 am

    kisah2 inspiratif begini, selalu merefresh semangat kita utk beramal lebih baik lagi🙂

    syukron akh🙂

    nAs:
    dan untuk terus mensyukuri nikmat-Nya.

     
  2. Ka Ros

    3 November 2008 at 1:04 am

    Ah….ternyata di posting juga

    nAs:
    hya dunks.. ini khan berbagi inspirasi…

     
  3. mujahidahwanita

    3 November 2008 at 2:03 am

    salam

    pagi….

    Selama ada tekad yang kuat….

    pasti akan ada jalan

    nAs:
    wassalam,
    insya Allah…

     
  4. Iko

    3 November 2008 at 2:29 am

    Subhanallah….

    Betapa adilnya Allah itu…🙂

    nAs:
    Allah Maha Adil..

     
  5. gbaiquni

    3 November 2008 at 2:55 am

    great posting…!

    semoga kita (terutama saya) dapat mengambil hikmahnya…🙂

    nAs:
    ya mas, kita semua..😀

     
  6. cita-cita

    3 November 2008 at 8:35 am

    Subhanallah…..
    Walhamdulillah….

    ke-MahaBesaran Allah dengan segala AR RAHMAN dan Ar Rohim-NYA

    dengan semangat dan tekad serta iman yang kuat, Rama dapat membuktikan kelebihannya untuk bermanfaat bagi diri dan orang lain.

    Semoga kita selalu mensyukuri nikmat Yang Allah berikan kepada kita semua.

    nAs:
    Amiin… hayoo ngeblog bu guru…!!!😆

     
  7. cita-cita

    3 November 2008 at 8:49 am

    Alhamdulllah……

    majalah tarbawi adalah majalah sebagai tambahan penge-cash ruhaniku…

    isinya …..subhanallah deh…

    bagi yang belum tahu, coba aja untuk membacanya…..insya Allah menyentuh Qolbu.(mhn maaf, bukan iklan lho…)

    nAs:
    iklan juga gapapa, mumpung gratis..😆

     
  8. achoey

    3 November 2008 at 1:19 pm

    Allah Maha Kuasa
    Allah Maha Bijaksana

    nAs:
    Allah Maha Segalanya…

     
  9. syelviapoe3

    3 November 2008 at 1:41 pm

    Mas nAs…itu mas Rama malah udah nerbitin buku, lho…mana “SOLD OUT” lagi ..he…he..

    Hebuat, dia..!!

    KIta juga harus semangat, ya…!!

    Ganbatte!!

    nAs:
    iya put, betul..
    hayoo ganbatte…!!!

     
  10. Daiichi

    3 November 2008 at 2:34 pm

    Dimana ad kemauan di situ ad jalan…
    Untuk yang normal bisa jadi penyemangat.. untuk yang luar biasa, Bisa menjadi motifasi agar ga minder…
    SEBUAH INSPIRASI…..

    nAs:
    Yups,
    hayyooo semangadh!!!

     
  11. layanglayang

    3 November 2008 at 6:11 pm

    jadi malu sama mas Rama..
    dia aja bisa, berarti.. seharusnya kita juga bisa.

    Tapi disinilah letak keMahaAdilan Allah, Dia beri kelebihan pada orang yang kekurangan.
    Subhanallah..

    PS: saya langganan majalah Ummi pak.. Tarbawi cuma bisa minjem sama temen😀

    nAs:
    Oh, langganan Ummi yah?
    kalo gitu kita tukeran aja lan😆

     
  12. Blog bintang

    4 November 2008 at 1:55 am

    Masya Allah… saya sampai terharu kayak gini

    nAs:
    semoga menjadi penambah motivasi buat kita semua..

     
  13. Habib

    4 November 2008 at 2:04 am

    bang nasruni, perasaan saya pernah lihat posting yang kaya gini, klo gak salah di blog elsabarto.wordpress.com, tema blognya juga sama, abang niru dari blog itu ya, hi3x

    nAs:
    Hehe.. Saya blm pernah ke blog itu pak, sumber ide dan tulisan berasal dr majalah tarbawi terbaru.
    Btw bpk ini habaib ya?

     
  14. asuna17

    4 November 2008 at 4:56 am

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, Musikgue & game online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://orang-blog.infogue.com/tuna_netra_yang_ahli_komputer

    nAs:
    yups, saya dah ikut,🙂
    eh postingan ini sudah anda kirim duluan ya?😦

     
  15. wi3nd

    4 November 2008 at 5:04 am

    pernah baca tarbawi kok nAs,dulu kaka lan99anan..:)

    subhanaloh ya nAs,benar2 menakjubkan,dibalik kekuran9annya ada elebihan yang sangad luar biasa…*ka9um*

    ech tapi komputernya khusus 9ituh nda seeh nAs?

    nAs:
    Iya wi3nd, menggunakan program aplikasi pembaca layar yaitu screen reader atau JAWS. Program ini bs membuat apa yg trtulis di layar komputer bs terbaca dg cara bersuara.

     
  16. pakdejack

    4 November 2008 at 5:20 am

    Allah emang Maha Adil… bnr2 gak nyangka kalo ada tunanetra yg ahli komputer….

    nAs:
    Ya pakde, Allah Maha Adil..

     
  17. aldohas

    4 November 2008 at 9:43 am

    Inspiratif,
    jadi malu…

    nAs:😀

     
  18. FaNZ

    4 November 2008 at 9:55 am

    saya kemaren nonton profilnya di tvri
    salut deh sama dia😀

    nAs:
    oh ya mas, saya ga nonton…

     
  19. Rindu

    4 November 2008 at 10:03 am

    saya speechless kalo melihat mereka … sementara kita yang normal, kapan2 main main deh ke dharmais, kita akan takjub😦

    nAs:
    maen ke dharmais, ikuuutt..

     
  20. namada

    4 November 2008 at 10:13 am

    sip..jadi termotivasi nich..terima kasih ya Bang..

    saia setuju sekali dgn kalimat terakhir..memang begitulah adanya..🙂

    nAs:
    motivasi buat kita semua,
    ya begitulah… adanya…🙂

     
  21. shafwan hasbi

    4 November 2008 at 10:55 am

    syukron, salam kenal

    nAs:
    afwan, salam kenal juga…🙂

     
  22. pimbem

    5 November 2008 at 10:59 am

    Subhanallah…

    sungguh, dengan ini Allah telah menunjukkan kebesarannya, dimana ada kemauan pasti ada jalan.

    nAs:
    iya mba pimbem, eh mba ida..🙂

     
  23. cita-cita

    6 November 2008 at 6:58 am

    Alhamdulillah…..

    di majalah Tarbawi edisi ini juga ada iklan Workshop gratis ttg Rahasia Membentuk anak sholih, pintar, dan kaya.caranya dengan membeli buku tersebut, didalamnya sudah ada tiket gratisnya.

    Alhamdulillah ana dah daftar n di sms balik termasuk 50 pendaftar pertama.

    Alhamdulillah,… Insya Allah jk ana hadir akan dapatkan ilmu n CD IQ + VCD percaya diri Anak dg gratis.

    Hayoo…. ikutan workshop nya!!! (maaf…..lagi-lagi ana ikut mengiklankan…)
    terimakasih

    nAs:
    lho kok saya belom baca ya yang itu…
    ok deh nanti saya liat lagi…

     
  24. falla

    7 November 2008 at 3:26 pm

    wahh bulan lahirnya sama tuh kaya saya..
    hehehe

    kalimat terakhir itu yang paling kena.. bahkan mungkin itu adalah inti dari perjuangan hidup di dunia..

    artikelnya bagus mas..

    nAs:
    ya fal, itu intinya…😀

     
  25. Ka Ros

    7 November 2008 at 3:40 pm

    Wah,kl sy tempat en bulan lahirnya yg sama,mas Rama lhr di Smrg,3 feb’81,nah kl sy Smrg,7 feb’82….jadi bangga sekampung ama mas Rama🙂

    nAs:
    wah ka ros promosi nih yee…😆

     
  26. adedepok

    18 November 2008 at 4:59 am

    subhanallahh tulisannya keren juga mbah…. ^_^

     
  27. sandy

    23 November 2008 at 5:15 pm

    nice posting .. . salam kenal ya

     
  28. trisetyarso

    4 Maret 2010 at 10:51 pm

    Sangat2x inspiratif!!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: